Nyai Muna Sampaikan Materi Fikih Wanita di MTsN 3 Bantul

Nyai Muna foto bersama guru pendamping pesantren ramadhan di aula MTsN 3 Bantul

Bantul (MTsN 3 Bantul), Dalam rangka mengisi materi pada kegiatan pesantren Ramadhan, MTsN 3 Bantul undang salah satu stagholder yaitu pengasuh pondok pesantren al muna 2 beliau Hj. Nyai Nafisatul Muna atau yang sering disapa nyai Muna (Jum’at, 05/04/2024).

Adapun materi yang disampaikan dalam kajian tersebut adalah tentang fiqih Wanita. Sebelum masuk ke materi nyai Muna menyampaikan pentingnya materi tentang kewanitaan ini bagi kaum hawa. Adapun tujuan dari kajian ini adalah untuk meningkatkan keimanan, pemahaman dan pengetahuan peserta didik dalam memahami agama Islam, sehingga menjadi manusia muslimah yang bertaqwa kepada Allah SWT.

Bertempat di aula MTsN 3 Bantul dengan peserta siswa putri kelas VII, Nyai muna menyampaikan Materi tentang ruang lingkup fiqih wanita, yaitu haid, berjilbab, serta materi tentang akhlaq, Alquran dan hadis. Implikasi dari pembelajaran fiqih wanita terhadap siswi MTsN 3  Bantul diharapkan, siswi memahami ruang lingkup haid seperti pengertian haid, lamanya haid, perbuatan yang tidak boleh dilakukan ketika haid dan langkah[1]langkah yang dilakukan sesudah haid tiba. Sedangkan dari segi sikap siswa putri siswi tidak memegang/membaca Alquran saat haid, siswi tidak memasuki mushola saat haid dan siswi mampu mandi junub dengan benar.(sul)

Share this Post